Ni Luh Rara Berkelahi Gara-gara Cowok Baper
Ketika SMP, cewek yang sekarang mahasiswi Komunikasi Uninversitas dr Soetomo (Unitomo) ini, ada salah satu teman cowok yang menaruh hati kepadanya. Tapi, Rara tidak menanggapinya. Dia tahu, cowok itu sudah punya pasangan.
Celakanya, teman laki-laki dara kelahiran Surabaya telanjur baper (kebawa perasaan). Sikap dan tingkah lakunya berubah, merasa 'mendapat balasan'. Jadilah, cowok itu penuh perhatian kepada Rara. Saking besarnya hingga ceweknya terabaikan.
Bisa ditebak, pacar si cowok ini ngamuk berat. Rara menjadi sasaran kemarahan. Kejadian itu disaksikan teman-teman sekelas Rara. "Saat itu, si cewek masuk kelas pas jam istirahat," kenang Rara yang sekarang dikenal sebagai model ini.
Teman cewek Rara datang-datang menggebrak pintu kelas. “Mana yang namanya Rara!” Lalu, dengan berani, Rara memasang muka yang datar sembari mengangkat tangan ke atas. "Aku, ada perlu apa.” Secepat kilat si cewek menuju mejanya.
Mukanya merah menahan emosi dan tangan yang sudah mengepal ingin memukul wajah Rara. Suaranya meninggi, memaki-maki. "Kata-katanya saat itu begini, kamu itu jangan suka merebut pacar orang ya." Tapi, Rara hanya mendengarkan hingga makian dan cacian itu selesai.
Lantas, pecinta musik metal ini membalasnya dengan mengatakan, "Cowok kamu itu baperan. Aku merasa biasa saja. Coba tanya kepadanya.” Jawaban itu membuat teman-teman sekelas Rara bersorak. Si cewek yang telanjur marah-marah itu malu dan bersama kelompoknya keluar kelas.
Merasa sudah selesai dengan permasalahan di kelas, Rara tenang-tenang saja. Tidak disangka, sepulang sekolah, si cewek itu belum menerima perlakuan di kelas. Dia membawa teman-temannya lebih banyak lagi. Mereka menghadang Rara di gerbang sekolah.
Mantan finalis Miss Indonesia tahun 2013 ini ketika itu begitu deg-degan. Perasaannya sangat takut. Rara mencoba menutupi dengan memasang wajah cuek. Dara kelahiran 1994 ini tidak ingin perseteruan bertambah runya. Dia memilih menghindar, tak peduli cemoohan dan umpatan.
Sikap cuek itu sepertinya membuat tensi kemarahan teman Rara yang cewek itu semakin tinggi. Dia berusaha menarik lengan kanan Rara hingga hampir terjungkal ke belakang. Namun Rara justru membentak. "Masih kurang puas apa lagi. Coba tanya cowokmu sendiri.”
Usai mengatakan itu, Rara kemudian berlalu menjauhi temannya itu sementara si cewek yang marah-marah itu semakin tidak menerima keadaan. Si cewek berteriak, melonglong dengan keras sehingga hingga satu sekolah mendengar suara teriakannya. (fitra herdian a)