Tinggalkan Pekerjaan Ella Soeyanto Pilih Mengikuti Passion
“Nggak tau, setiap menggambar akhirnya cocoknya buat anak-anak. Saya kurang bisa menggambar dengan gaya realis seperti wajah manusia, selalu lebih ke kartun,” tutur lulusan Graphic Design Curtin University, Perth, Australia ini, Kamis (19/7/2018).
Perempuan 28 tahun ini lantas mengembangkan bakatnya di bisnis aksesori dan kebutuhan anak-anak, seperti tas, pouch, selimut, kartu, scrapframe, bantal, sampai hampers.
Bisnis bernama Artemyst ini bermitra dengan kawannya, Natasa Budi. Hasilnya? Pemilik akun Instagram @ellasoeyanto itu memilih meninggalkan pekerjaannya sebagai desainer grafis, demi mengikuti passion-nya.
“Passion saya memang lebih di sini, saya ingin fokus bisnis sendiri, setelah sebelumnya sudah lama ikut orang,” tutur alumnus SMA Ciputra Surabaya itu.
Penggemar film kartun ‘My Neighbor Totoro’ ini merasa lebih tertantang ketika berbisnis sendiri, karena dituntut selalu kreatif, inovatif, dan mengikuti tren.
Tak tanggung-tanggung, kini karya Ella sudah sampai ke pelanggannya di berbagai negara, seperti Taiwan, HongKong, Makau, Kanada, hingga Amerika Serikat.
“Bagi yang baru merintis usaha, kalau mencoba sekali dan gagal, jangan berhenti. Practice makes perfect,” pesannya. (del surya)