Boneka Kesayangan Emmya Garcia Pernah Dibuang ke Jurang
“Benernya, dulu itu dikasih boneka biar aku ngga gigitin baju mama di bagian pundak sewaktu digendong. Mama bilang mending gigitin boneka aja daripada ngotorin baju orang,” ujar cewek kelahiran Bandung ini.
Kebiasaan dari kecil itu akhirnya terbawa hingga dewasa oleh mahasiswa Universitas Kristen Petra ini. Mya, sapaan akrabnya, mengaku sangat suka dengan boneka teddy bear dan menganggap boneka-bonekanya sudah menjadi bagian dari hidupnya. “Ngga lengkap rasanya jika berpergian atau tidur tanpa bonekaku,” jelas Mya.
Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi ini memiliki spesifikasi khusus terhadap boneka teddy bear. “Harus warna cokelat, ukuran sedang, dan terbuat dari kain yang halus, biar enak buat dipeluk sama dicium,” ujarnya.
Selain memiliki ketentuan-ketentuan spesifik untuk teddy bear-nya, Mya tidak lupa memberikan nama bagi boneka favoritnya itu. “Dari kecil boneka favoritku aku kasih nama Cia, karena dulu kan masih ngga bisa ngomong jadi aku manggilnya Cia, yang teddy sekarang aja Cia kedua,” kata cewek berbintang Leo ini.
Hingga masa kuliah sekarang ini pun, Mya tetap setia dengan boneka Cia yang ia miliki sejak SMP itu. Teman-teman kampusnya pun tidak luput ikut mengomentari kegemarannya itu.
“Orang-orang banyak yang sudah tanya kapan dibuang bonekanya, udah bau soalnya jarang dicuci,” ujar Mya sambil terkekeh. Tidak hanya teman-temannya, sang pacar pun sempat jengkel kepada Cia.
“Pernah waktu sama pacar dan temen-temen main ke Bali, si doi sembunyiin si Cia biar ngga nempel terus aku sama Cia,” cerita Mya. Setelah itu si pacar akhirnya memberi boneka teddy bear baru buat Mya, yang diberi nama Noya.
Kedekatan Mya dengan Cia berlanjut hingga ke waktu tidur dan belajar. “Hukumnya wajib kalau tidur harus sama Cia. Kalau ngga, rasanya ada yang kurang dan bawaanya gelisah. Dengerin lagu pun tetep ngga bisa gantiin posisi Cia sebagai teman tidurku,” jelas Mya.
Tidak hanya teman-teman, keluarga pun sempat kesal dengan hobi dari putri kesayangan mereka ini. Pernah waktu kelas 2 SMP dulu pergi jalan-jalan ke Bandung, Mya lapar mata minta beli boneka teddy sama mama. Tapi mama bilang, kalau mau beli si Cia harus dibuang.
"Aku kira mau dibuang di rumah si Cia, aku sudah siap-siap sembunyiin si doi, eh tapi sewaktu mau pulang ke Bekasi, mama buang si Cia ke jurang di jalan tol Cipularang. Habis itu aku nangis tiga hari tiga malem gara-gara sedih dan kangen,” cerita Mya tentang Cia pertamanya. (mario)