Cara Ilham Menjadikan Kulit Semangka Punya Nilai Jual
Pemuda asal Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri membuat inovasi olahan keripik berbahan dasar kulit semangka. Namanya, Ilham Romadhon.
Pria 22 tahun ini merupakan mahasiswa aktif di Universitas Udayana Bali. Dari hasil kreasi ini, Ilham memperoleh penghargaan top 25 UKM Unggulan Award 2020.
Soal penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM itu, Ilham mengatakan. ide awal pembuatan keripiknya saat mendapatkan materi kuliah kewirausahan.
"Saya mencari produk yang tidak digunakan atau limbah untuk diolah menjadi makanan yang memiliki nilai jual,” tuturnya.
Hingga akhirnya Ilham melakukan riset mengenai kulit semangka dan hasilnya cukup bagus. Dari segi sisi kesehatan kulit semangka ini cukup bagus.
Dari segi rasa enak dan terpenting tidak berbahaya bagi kesehatan. Ilham lantas mengajak kerja sama pemilik usaha es campur, atau pedagang buah semangka di pasar.
Dia membeli kulit semangkanya. Tentu saja ajakan itu disambut baik karena penjual es buah atau campur mendapat penghasilan lain dari kulit semangka yang selama hanya dibuang.
Dalam waktu sebulan, dia mampu memproduksi 1.200 bungkus olahan kulit semangka yang sudah dikemas seberat 450 gram. Satu bungkus dibanderol Rp 7.000.
Ada tujuh macam varian rasa yang berbeda. Keripik olahan milik Ilham ini sudah dipasarkan di berbagai macam kota di Indonesia, dengan metode penjualan online.
“Selain saya jual online, keripik ini saya titipkan di outlet desa wisata di sini, warung dan pemilik usaha es campur yang kita ajak kerja sama,” terangnya.
Atas produk inovatifnya, desa setempat mendukung usaha produksi dan membantu pemasarannya. Apalagi, di masa pandemi saat ini, usaha keripik semangka milik Ilham mampu membuka pekerjaan bagi para tetangga.
"Kami selaku perangkat desa sangat mengapresiasi produk yang dihasilkan oleh Ilham, sehingga kami mendukung melalui pemasarannya,” ucap Susilo, Kades Gayam. (rid)