Anhar Chusaini Tinggalkan Bisnis Songkok Bikin Faceshield Superhero
Anhar Chusaini banting setir dari perajin songkok lukis menjadi pembuat faceshield tokoh superhero yang dilengkapi kacamata. Dia mengerjakan pesanan alat bantu kesehatan itu dari rumah dengan bantuan saudaranya.
"Dulu faceshield superhero laku keras, sekarang faceshield dengan tambahan kacamata yang laris," kata pria 30 tahun ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, Anhar menggeluti usaha songkok lukis tapi mande selama pandemi Covid-19, bahkan permintaan terus menurun. Sebaliknya, order alat protokol kesehatan terus meningkat.
Akhirnya, Anhar mengambil momentum itu. Dia meninggalkan usaha songkoknya dan menjadi perajin faceshield dadakan setelah membeli sejumlah peralatan pendukung. Hasil karya faceshieldnya dipasarkan di media sosial.
Menurut warga Gresik Kota ini, harga faceshield kacamata jauh lebih murah dibanding faceshield anak-anak dengan karakter superhero. "Dulu faceshield kacamata Rp 50.000, sekarang cuman Rp 5.000 saja," terangnya.
Permintaan faceshield karakter superhero semakin menurun sehingga Anhar hanya membuat kalau ada permintaan saja, dan tidak berani stok banyak. Faceshield seperti Spiderman, Batman, Ironman masih menjadi primadona.
Anhar menerima permintaan puluhan faceshield. Berbeda 180 derajat dibandingkan saat awal pandemi, jumlah permintaan mencapai 150 buah. Dia mampu meraup jutaan rupiah dari menjual alat protokol kesehatan itu. (wil)